Foto

Kamis, 11 Oktober 2018

Otw 25 Otw Halal

Di saat perjalanan usiamu menuju 25 tahun ternyata kamu sudah mantap untuk mengakhiri masa lajangmu, padahal masih jelas kata-katanya kakak Ayu kemarin pas kita ulang tahun bilang "kesempatan kalian untuk cari jodoh tinggal 1 tahun loh, tahun depan sudah 25", ekh ternyata di perjalan usiamu yang menuju 25 kamu sudah akan mengakhiri masa lajang.

Ada rasa di sudut hatiku yang sulit ku ungkapkan ketika mengetahui kamu segera menjadi seorang istri. Kita yang terlahir dari rahim seorang ibu yang sama bahkan kita satu ari-ari, berbagi makanan selama 9 bulan, sudah ditakdirkan bersama namun kita juga sudah di takdirkan berpisah.

Bukan berarti kembar kita selalu sama, kita punya begitu banyak perbedaan bahkan soal keberuntunganpun kamu lebih beruntung daripada aku, sifat kita pun berbeda, aku dengan sifat egoisku yang tidak pernah mau di kalah sedangkan kamu dengan sifat sabarmu yang akan selalu mengalah sama aku, bahkan tidak jarang kita selisi paham karena berbeda pendapat, namun tidak bisa terhindar dari kata ikatan batin, seperti soal saat sakit kita selalu bareng namun sayang untuk urusan jodoh, ikatan batin tidak bisa di ajak kompromi.

Kamu yang selalu ku tinggalkan berangkat ke sekolah saat masih SD karena kamu yang pasti telat bangun, lambat pakaian yang akhirnya aku berangkat duluan karena terlalu takut terlambat. Sampai saat beranjak SMA akupun meninggalkanmu karena aku yang lebih memilih melanjutkan sekolah di Makassar sedangkan kamu di Soppeng. Aku yang lagi-lagi meninggalkanmu saat dirimu sudah menetap di Makassar tapi aku malah memilih kerja di Mamuju sampai pada akhirnya mungkin kamu lelah di tinggalkan sama aku, kamu yang meninggalkan aku mengakhiri masa lajangmu lebih dulu.

Senin, 24 Oktober 2016

Hati Tercecer



Tatkala matahari dengan sombongnya memamerkan sinarnya, tiba-tiba otakku tergoda untuk berkeliling kembali ke waktu di mana hatiku pernah tercecer (bukan cuma barang loh yang bisa tercecer, hati pun bisa).
Barang tercecer pasti pemiliknya yang teledor, hati pun seperti itu. Hati yang tercecer bukan salah orang yang menemukannya namun salah pemiliknya yang sudah menyimpannya sembarangan. Kala itu hati ini tercecer beberapa waktu yang cukup lama, kurang lebih 1 bulan, aku beranggapan hati ini bukan hanya sekedar tercecer namun terjebak di hati yang salah. Hal yang paling membuat hari-hariku tidak bisa menikmati damainya dunia ini karena hati ini seakan terjebak di dalam labirin yang begitu besar dan parahnya aku tidak tau jalan keluar.
Ada begitu banyak hal yang terjadi kala itu, aku seakan orang yang terpenjara dengan vonis hukuman mati, aku pasrah dengan hukuman itu, hatiku tercecer karena perbuatanku yang teledor. Seperti pepatah “senjata makan tuan”, ada yang menancapkan pistol ke pelipisku dan ternyata itu adalah pistolku sendiri namun tak ada sedikitpun penyesalan kala itu karena itu ulahku sendiri meskipun aku sering merintih kala malam datang menyapa, saat menenggelamkan kepala di boneka angry birdsku yang selama ini selalu menemaniku menikmati hati yang tercecer ini, apalah daya aku hanya bisa menikmati susana ini. Saat adzan subuh berkumandang di seluruh mesjid, seakan mata begitu tidak ikhlas untuk terbangun.
            Suara indah Raisa yang menyanyikan lagu Kali Kedua saat ada orang menelfon seakan seperti sirine ambulance tatkala orang itu yang menelfonku pagi-pagi. Jadwal nelfon yang cukup intens sering membuatku risih dan tak jarang membuat moodku tidak karuang. Bagiku telfonnya seakan teror dari orang yang akan segera membunuhku. Jadwal pertemuan yang setiap hari seperti jadwal minum obat seolah membuatku bosan.
            Film korea, roti bakar, terang bulan, martabak, es krim yang menjadi senjatanya untuk akrab dengan mereka yang menjadi saksi bisu kala itu, bahkan tak jarang Silver Queen juga adalah senjata utama ketika aku sudah ngoceh seperti ibu-ibu. Hhhmmm mungkin dirinya berfikir aku bisa dibeli dengan coklat atau makanan-makanan lainnya.
            Sampai pada akhirnya aku meminta paksa hatiku karena telah menemukannya kembali, saat itu, orang itu bersih kukuh tidak ingin mengembalikan hatiku, sampai pada akhirnya secara terpaksa aku mengambilnya kembali. Ada rasa bersalah ketika itu namun aku juga sudah tidak bisa menjalani ini, hidup seakan terpenjara dan jauh dari kata BEBAS yang  membuat ruang gerakku terbatas.

Minggu, 23 Oktober 2016

Untuk Calon Jodohku Yang Masih Abstrak


siapa pun yang nantinya datang membawa rombongan dan mengucapkan ijab kabul di depan lelaki ini aku yakin KAMU adalah lelaki terbaik yang sudah tertulis di lauh mahfudsku, lelaki yang entah siapa dirimu, entah di mana dirimu sekarang, lelaki yang masih menjadi rahasia-Nya, kuharap kamu datang pada saat aku benar-benar siap, kaena lelaki yang tepat akan datang di waktu yang tepat pula.
dan bahkan jika nanti KAMU menyebut namaku di depan lelaki ini diikuti dengan namanya, kuharap KAMU adalah lelaki satu-satunya untuk pertama dan terakhir kalinya menyebut namaku dalam ijab kabul.

Makassar 24 Oktober 2016
Nur Fitriani

Sabtu, 22 Oktober 2016

Wahai rindu yang selalu hadir ketika senja datang menyapa.
Dirimu masih terpenjara dalam hatikuu.
Ada sejuta cara yang ditawarkan bumi untuk melupakan.
Namun...
Dirimu masih dengan gagahnya bertahta di singasana hatiku.
Dirimu masih membiarkan diriku menggantungkan harapan.
TAPIII..
Biarkan harapan yang berharap sama diriku.
Aku tidak ingin terbelenggu dalam sebuah harapan palsu dengan cinta yang tak pasti.


                                                                                                            Nur Fitriani

Sabtu, 21 Mei 2016

KALI KEDUA




Seperti judul  lagu Raisa kali kedua, iyya kali kedua, ini yang kedua kalinya terjadi aku kehilangan kamu, kamu yang adalah penyemangatku, kamu adalah inspirasiku, kamu yang selalu kuharapkan menjadi ayah dari anak-anakku, namun sekarang kamu bukanlah siapa-siapa aku, kamu sekarang hanyalah sekedar lelaki yang selalu aku rindukan, namun mungkin kamu tidak pernah merindukanku lagi.
Aku memang bukanlah perempuan yang kamu harapkan namun aku berusaha menjadi wanita yang kamu harapkan tapi sayang kamu menghancurkan semua itu, kamu pergi dengan alasan yang tidak bisa aku bantah, aku hanya bisa menerimanya karena aku tidak mungkin memaksakan kehendakku untuk kamu tetap bertahan jalan denganku padahal hatimu sudah tidak mengininkaku lagi, ini memang sakit, sangaat sakit karena rasanya ini bukan waktu tepat karen aku lagi butuh-butuhnya dukungan dari kamu, tapi yaaaahhhh apa boleh buat, seperti yang aku bilang tadi AKU TIDAK BISA MEMAKSAKAN KEHENDAKKU, KAREN SESUATU YANG DIPAKSAKAN PASTI AKAN TIDAK BAIK.
Seperti lagu sean idol “Kau datang sekejap membawa harapan, Lalu kau pergi meninggalkan diriku, Kini kutenggelam  dalam tangisku” iyya kamu Cuma datang benar-benar sekejap dalam hidupku dan kemudian kamu pergi, tapi aku tidak tenggelam dalam tangis kok karena aku sudah terbiasa, mungkin karena ini suda yang kedua kalinya terjadi, jadi hatiku sudah kebal.
entah harus berkata apa lagi, aku sudah kehilangan inspirasi buat berkata-kata lewat tulisan, namun lewat tulisan ini aku ingin mengucapkan TERIMA KASIH, terima kasih telah mengajarkanku bersabar karena selama menjalin hubungan dengan kita kesabaranku benar-benar di uji, terima kasih telah mengajarkanku arti kesetiaan karena aku sudah berhasil melewati masa p2k tanpa jatuh cinta oleh siapa pun karena aku sadar ada seseorang yang sudah memiliki hatiku dan tidak mungkin lagi membagi hatiku ke orang lain kecuali ke orang yang sudah mencuri hatiku (kita), terima kasih telah mengajarkanku untuk ikhlas karena memilih pergi dari hidupku sudah cukup membuatku belajar mengikhlaskan segala hal yang bukan milik kita itu memang tidak boleh dipaksakan untuk dimiliki, sebenarnya sangat banyak pelajaran yang bisa aku petik dengan adanya hubungan ini namun aku tidak bisa menulisnya satu-satu, intinya terima kasih pernah hadir kemudian pergi dari hidupku, tetap jadi inspirasi fitri meskipun sekarang bukan siapa-siapanya fitri lagi !!!

                                                                                                Makassar 21 Mei 2016
                                                                                                NuFi

Rabu, 10 Juni 2015

MUTIARA DALAM LUMPUR


Hhmm, seperti tulisan-tulisan yang sebelumnya, aku bingung entah memulai dari menceritakan orang yang akan menjadi topik dalam cerita ini……
Mungkin begini yahh bagusnya pada suatu hari di kala matahari sudah berada di peraduannya saat itu ada kasting di salah satu ruang kelas di gedung iqra…….
Jelek jelek jelek…..
mungkin yang bagusnya begini, terima kasih Tuhan untuk nikmat yang engkau berikan sampai sore ini sehingga aku masih bisa menikmati senja yang bigitu indah sampai terbenamnya matahari dan aku masih bisa melakukan aktifitas seperti biasanya, namun hari ini ada hal yang berbeda karena ada casting film yang harus dilakukan padahal mood aku lagi sangat tidak bagus dan sama sekali tidak ingin melakukan sesuatun hal kecuali latihan drama tapi karena harus, jadi yaaaaahhhhhhhhh, harus bagaimana lagi…….
Ok aku harus professional…
Satu hal dalam benakku kali ini yahh semoga aja sutradarannya seasyik sutradara dramanya, kalau nggak asyik, doaku Cuma satu semoga nggak dapat peran apa-apa, amin. Tapi, kata teman-temanku sih baik, nggak tau tuh kalau cuman sama yang di kenalnya doang baikk….
Saat masih bergulat dengan pikiranku yang bertanya-tanya bagaimana sutradara filmnya, apakah nggak kalah baik dengan sutradara dramanya, tiba-tiba sutradara filmnya datang dengan seseorang yang aku nggak tau siapanya, temannya, asistennya atau jangan-jangan pembantunya, hahahahahah
Entahlah, aagghhh nggak penting mau apanya kek, kakeknya, neneknya atau apanya yang mau dia bawa itukan urusan sutradaranya. TAPI ada sejuta tapi dalam benakku saat itu, ini cowok yang di temani kak Didink sumpah sama sekali membuatku nggak berminat mengenalnya, nggak bersahabat banget mukanya, nggak ada senyumnya kayak mau makan orang aja, hhhmm jangan-jangan memang pemakan orang, hahahahaha
Kasting selesai dan pengumuman pemerannya paling lambat 2 hari ke depan, dan yakin aku sama sekali nggak dapat peran, amin.
2 hari kemudian aku sama teman-temanku makan di depan Roehmansa dan kata kak Didink selesai makan singgah Roehmansa dulu untuk ambil hasil casting dan saat itu masih ada beberapa peran yang belum di tentukan, alhasil saat itu mau tidak mau aku dapat peran karena maunya teman-emanku, baiklah aku terima meskipun sebenarnya aku nggak ikhlas tapi yah harus mau bagaimana lagi itu maunya mereka…
Beberapa hari kemudian tiba giliranku syuting dan ada hal yang paling membuatku heran karena syutingnya nggak sesuai dengan naskahnya, hhmmm entah siapa yang salah di sini karena yang di naskah aku syutingnya di pelabuhan tapi pas syuting ekh malah di bandara syutingnya, hahahhaa..
Hari itu seperti biasa ngarettttttttttttt karena pemeran utamanya yang lamaaaa banget baru datangnya, dan ternyata syuting hari itu bukan kak Didink yang ambil gambar tapi kakak yang di temani kak Didink waktu kasting dulu, yakin dan percaya syutingnya nggak asyik karena cowok somsek itu yang ambil gambar, garing dehh hariku hari ini.
Tapi dengar dari cerita anak-anak yang lain sih katanya dia asyik kok, entahlah kita liat saja nanti bagaimana….
Kesan pertama pas di mobil, wihh dia langsung pakai kaca mata hitamnya, wow keren, aku suka gayanya tapi sayang aku nggak suka dianya yang terlalu pendiam, nggak suka senyum, jutek !!!
Dan satu hal untuk kakak yang satu ini, aku nggak tau namanya, hahahhahahahahaahahahahahahahaha.
Ternyata ada sejuta ternyata yang terjadi setelah selesai syuting hari ini, ternyata kakak yang slama ini aku anggap jutek, sombong, pokoknya semua yang jelek-jelek ada di kakak ini ternyata berbanding terbalik. Ternyata kakak yang masih belum aku tau namanya itu baik banget, gokil, asyik di temani ngobrol dan yang pastinya nymbung di temani ngombrol, maaf kakak aku sudah berprasangka yang tidak-tidak sama kita (maaf nggak sempat minta maaf langsung, tapi malah minta maaf lewat tulisan ini, Fitri janji deh kalau ketemu aku minta maaf).
Oh iyya ada satu hal yang perlu kalian ketahui ROEHMANSA itu singkatan dari ROEMAH MEDIA N SINEMA, keren kan ? sekeren kakak-kakak yang ada di dalamnya meskipun ada satu orang yang sempat aku nggak suka, yahh, tapi itukan pas kesan pertama doang, hehehe.
Dan asal kalian tau yah, demi apa ???  kakak yang tadinya paling aku nggak suka malah jadi kakak yang paling aku akrapi sekarang, kakak yang pasti selalu jegkel tiap kali ketemu aku karena cerewetku minta ampun, dan yang membuatku heran sejak kapan yahh aku mulai akrab dengan kakak ini.
Kakak aweb ini kakak yang orangya asyik banget, hobby bilang “To malasaa”, semua orang di bilangi to malasa, dia itu tempat curhat dan penghibur aku kalau lagi galau, aku suka menyebutnya “MUTIARA DALAM LUMPUR” karena paling bisa menghiburku pas lagi galau meskipun hiburannya terkadang nggak membuat tersenyum seperti senyumnya matahari teletubies. 
sebenarnya istilah mutiara dalam lumpur itu dia sendiri yang bilang, katanya itu bahasa halusnya pangeran dari got, hehehehe, karen dia pangeranku yang dari got yang selalu datang menghiburku di saat gggaaaaaalllllllaaaaaaauuuuu..
Dan yang paling aku suka dari mutiara dalam lumpur itu karena dia orangnya blak-blakkan, mungkin apa pun yang aneh-aneh yang dia liat dalam diri seseorang pasti dia bilang, dasar to malasaaa, hahaha..
Betapa beruntungnya pacarnya kakak Aweb punya pacar kayak dia tapi aku nggak kalah beruntungnya bisa punya kakak kayak dia. Jadi pengen punya saudara kandung cowok tapi sayang aku sudah lahir duluan.
Yyaaaahhhh…….
mom bikinin saudara cowok dong (asal kalian tau aja yah argumenku ini pernah aku keluarin di depan mama aku, da nasal kalian tau jawabannya gini “kayaknya cukup kalian bertiga aja deh, kalian bertiga aja pusingnya minta ampun apa lagi tambah satu cowok) hhuuuffttt, urungkan niat punya saudara laki-laki -____________-“ 
ok kembali ke pembahasan mutiara dalam bantal, pernah suatu malam pas lagi galau-galaunya saat mau ikut DAD yang selama 6 malam 5 hari tanpa Hanphone dan tidak mandi, kayak hidup di jaman batu gitu…
seperti biasa dia selalu menghiburku. Aku chat dia di BBM bilang begini “kakak tidak sanggupku ku rasa”

“kenapaki adekku syg?”
“knpki tdk sanggup dek?”

Kak ku bayangkjan idak mandi, tidur jarang, wihhhh x_x

“ooohhhh..DAD..haha”
“santai saja laah”

Bagh santai sekalii jeka ini kak

“apanya palee mu piker?”

Tidak mandinya ku piker kak.

“ii deeedee..tahan lalomii”

Iyya kak =’)

“ok..sdh siap”

Sipa tidak siap mesti siap meka kak

“ok..begitu donk”

Iyye kak

“Knp pale belum tidur?”

Mau di bacakan dongeng sama kakak Aweb baru mau tidur.
Hahahaha
Tidak bisaka tidur kak
Kita kenapa belum tidurki kak???

“ :* “
“dongeng apa ta suka?”

Sembarang kak, yang jelasnya menghibur dan bisa bikin tidur kak

“pada suatu hari saya mengenal seorng wanita kecil panjang rambutnya, dia orgnya cerewet, manja, cantik, tidak alay, pemberani, cerdas dan tdk makan sabun. Setiap harisukanya galau melulu tak jelas, entahlah dia pikirkan pcrnya, keluarganya, temannya dan sayalah..?.. yang jelasnya dia ituu memang sifatnya begitu tpi hatinya baik dan pelit.. maaf, namanya fitri punya saudara kembar bede namanya fitra..hehehe… dia suka sekali makan es krim yang harga 2 ribu rupiah harganya.hahahaa… tomalasaaa…dan ceribel… satu yg sya suka dari dia yaituu, selalu dia doakan saya disaat saya mau tidurr… ciieeee….akuu jadi malluuuuu....hahhaa pliisss”

Hahahahaahahhahahaahhahahahahahahahahahahahha, kakak aweb kakak aweb, bisa-bisanya dia pynya cerpen begitu, saat itu aku sampai sakit perut bacanya, cerpennya keren, makasih kakak ({})
Dan selama DAD aku benar-benar kesepian, hampa tanpa handphone………
Dan tiba hari di mana adalah hari yang paling di tunggu-tunggu karena akhirnya aku sudah selesai DAN yang sering disebut dengan istilah penjara suci…
Seperti hari biasa semua kembali seperti semula, rutinitas perkuliahan dan bergelut dengan tugas-tugas dan itulah yang terjadi hari ini, tidak ada lagilatihan drama dan aktifitas lainnya yang membuat kami sok sibuk…’
Hari ini seperti biasa pulang kuliah, makan, dan tidur siang sampai puas, dan katanya kak Aweb mau datan tapi entah karena dari tadi siang aku tunnggu tapi biar kabarnya jadi datang atau tidak tidak ada juga, sampai-sampai aku jengkel, aku paling nggak suka yang nggak ada kabarnya, tidak tau ke mana menghilang tanpa jejak.
Tapi semua itu berubah saat aku tidak mengharapkan lagi kedatangannya tiba-tiba dia datang dengan muka bantalnya, hahaha, sumpah tiap kali liat manusia satu ini pasti bawaannya pengen ketawa, hahaha, sekali lagi maaf kakak Aweb suka kurang ajar sama kita…
Dan satu hal yang pasti yang aku ingin katakan untuk kakak Aweb terima kasih kak  sudah menjadi pendengar setiaku, mendengar semua cerita-cerita tidak pentingku, mendengar ocehan-ocehanku yang selalu memekakkan telinga..
Beruntungnya diriku punya kakak se[erti kita, dan kita akan menjadi cerita tersendiri dalam lembar buku kehidupanku dan nanti pasti aku akan ceritakan ke semua orang kalau Fitri punya Mutiara Dalam Lumpur yang tidak ada samanya deh dan yakin hanya Fitri yang punya, hehehehe 

                                                             
                                                                NUR FITRIANI

Kamis, 22 Januari 2015

Cerita Pagi Hari



Tiada kata yang patut ku ucapkan pagi ini selain rasa syukur kepada Allah SWT karena masih di beri kesempatan untuk melihat matahari terbit namun ada asa sdih di benakku karena belum pasti bisa melihat matahari terbenam nanti. Tapi apa pun itu aku tetap mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikannya untukku, seperti saat ini Allah menciptakan DIA untukku.

        Seperti hari kemarin aku masih belum bisa move on dari tempat tidur tatkala matahari sudah menyapaku sedari tadi dengan sinarnya yang begitu cerah. Dua hari aku free kuliah namun aku memutuskan hanya tinggal di rumah menyelesaikan tugas-tugas kuliah yang masih numpuk tapi untuk hari kedua libur ini aku ingin keluar refreeshing sejenak mumpung ada sepupu yang lagi berbaik hati ingin traktir dan seperti biasa aku selalu minta izin terlebih dulu sama DIA namun sampai aku menulis ini, DIA sama sekali belum balas BBMku bahkan di read pun tidak, aku masih bingung apakah DIA mengizinkan atau tidak.

           Di saat fikiranku yang masih bertanya-tanya apakah aku dapat izin dari DIA atau tidak, tiba-tiba aku kefikiran sama keluargaku yang awalan namanya huruf “F” seperti DIA yang awalan huruf namanya juga “F”. Dalam benaku berkata semoga aja nantinya DIA juga menjadi bagian dari keluargaku yang punya awalan nama huruf “F”, amin.

            Selain itu ada sejuta kebetulan terjadi yang membuatku selalu berkata “dunia ini tak seleb ar daun kelor”, mulai dari yang pertama sepupunya ternyata temannya sahabatku, kedua sepupuku ternyata teman DIA, dan yang ketiga baru aku ketahui tadi malam saat aku jadikan fhotonya DP BBM, tiba-tiba ada salah satu temanku yang BM minta fhoto keluaganya.

aku bertanya “untuk apa ?”



“fitri”

“hahahaha”



“kenapaikah ???”



“sya yg bertax, ka q blng kyak q knl in org, terxta memang, ka dirumhxka dlu tinggal wktuq paskib”



“masa ? hahaha, kapan ? jadi kenalki ini sama kk Ancha ?



“iyyyo, hahaha, q knl mukaji”



            Perbincangan lewat BBM itu berlangsung cukup lama. Ternyata ada-ada saja orang disekitarku yang berhubungan dnegan DIA. Apakah ini rencana yang diatas kalau kami memang berjodoh ? entahlah, itu masih rahasia-Nya, meskipun aku sebenarnya sangat berharap.

            Dan saat ini ketika sudah satu bulan lebih kami belum pernah ketemu, untung aku sudah terbiasa nggak ketemu, aku sudah terbiasa ditinggal meskipun terkadang aku harus menumpahan rasa kangen itu dengan menangis, tapi harus bagaimana lagi hanya dengan menangis membuat rasa kangenku sedikit demi sedikit bisa teratasi. Ini belum seberapa untukku, karena sebelumnya saat awal jadian baru jadian udah di tinggal, satu minggu jadian baru ketemu lagi, namun setelah itu nggak ada pertemuan lagi selama kurang lebih 2 bulan.

             Sering kali irih sama teman-temanku yang pacarnya selalu ada dan ketemuan, namununtuk apa juga sering ketemuan kalau hubungan nggak sehat, mending jarang ketemuan tapi tetap langgeng.  Tapi aku tetap positive thingking kalau ini adalah rencana-Nya, mungkin rencana Tuhan saat ini kami memang jarang bertemu namun rencana indahnya yaitu adalah mempertemukan kita nanti setiap hari. Hahaha lagi-lagi aku terlalu berharap, berharap menjadi teman hidupnya yang akan selalu ada untuk DIA baik susah maupun duka. Dan ini bagiku juga uji kesabaran, iya uji kesabaran yang sangat keren menurutku. Karena aku orangnnya nggak sabaran sms atau BBM nggak di balas aja tandukku bisa naik, tapi untuk DIA aku harus benar-benar extra sabar, aku ngga boleh gegabah dalam mengambil keputusan dan marah-marah nggak jelas ketika DIA nggak ngabarin,  aku bukan anak kecil lagi yang selalu ambil keputusan tanpa mempertimbangkannya terlebih dahulu.