Seperti judul
lagu Raisa kali kedua, iyya kali kedua, ini yang kedua kalinya terjadi
aku kehilangan kamu, kamu yang adalah penyemangatku, kamu adalah inspirasiku,
kamu yang selalu kuharapkan menjadi ayah dari anak-anakku, namun sekarang kamu
bukanlah siapa-siapa aku, kamu sekarang hanyalah sekedar lelaki yang selalu aku
rindukan, namun mungkin kamu tidak pernah merindukanku lagi.
Aku memang bukanlah perempuan yang kamu harapkan
namun aku berusaha menjadi wanita yang kamu harapkan tapi sayang kamu menghancurkan
semua itu, kamu pergi dengan alasan yang tidak bisa aku bantah, aku hanya bisa
menerimanya karena aku tidak mungkin memaksakan kehendakku untuk kamu tetap
bertahan jalan denganku padahal hatimu sudah tidak mengininkaku lagi, ini
memang sakit, sangaat sakit karena rasanya ini bukan waktu tepat karen aku lagi
butuh-butuhnya dukungan dari kamu, tapi yaaaahhhh apa boleh buat, seperti yang
aku bilang tadi AKU TIDAK BISA MEMAKSAKAN KEHENDAKKU, KAREN SESUATU YANG
DIPAKSAKAN PASTI AKAN TIDAK BAIK.
Seperti lagu sean idol “Kau datang
sekejap membawa harapan, Lalu kau pergi meninggalkan diriku, Kini
kutenggelam dalam tangisku” iyya kamu Cuma datang benar-benar sekejap
dalam hidupku dan kemudian kamu pergi, tapi aku tidak tenggelam dalam tangis
kok karena aku sudah terbiasa, mungkin karena ini suda yang kedua kalinya
terjadi, jadi hatiku sudah kebal.
entah harus berkata apa lagi, aku sudah kehilangan inspirasi buat
berkata-kata lewat tulisan, namun lewat tulisan ini aku ingin mengucapkan
TERIMA KASIH, terima kasih telah mengajarkanku bersabar karena selama menjalin
hubungan dengan kita kesabaranku benar-benar di uji, terima kasih telah
mengajarkanku arti kesetiaan karena aku sudah berhasil melewati masa p2k tanpa
jatuh cinta oleh siapa pun karena aku sadar ada seseorang yang sudah memiliki hatiku
dan tidak mungkin lagi membagi hatiku ke orang lain kecuali ke orang yang sudah
mencuri hatiku (kita), terima kasih telah mengajarkanku untuk ikhlas karena memilih
pergi dari hidupku sudah cukup membuatku belajar mengikhlaskan segala hal yang
bukan milik kita itu memang tidak boleh dipaksakan untuk dimiliki, sebenarnya
sangat banyak pelajaran yang bisa aku petik dengan adanya hubungan ini namun
aku tidak bisa menulisnya satu-satu, intinya terima kasih pernah hadir kemudian
pergi dari hidupku, tetap jadi inspirasi fitri meskipun sekarang bukan siapa-siapanya
fitri lagi !!!
Makassar
21 Mei 2016
NuFi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar