Foto

Sabtu, 21 Mei 2016

KALI KEDUA




Seperti judul  lagu Raisa kali kedua, iyya kali kedua, ini yang kedua kalinya terjadi aku kehilangan kamu, kamu yang adalah penyemangatku, kamu adalah inspirasiku, kamu yang selalu kuharapkan menjadi ayah dari anak-anakku, namun sekarang kamu bukanlah siapa-siapa aku, kamu sekarang hanyalah sekedar lelaki yang selalu aku rindukan, namun mungkin kamu tidak pernah merindukanku lagi.
Aku memang bukanlah perempuan yang kamu harapkan namun aku berusaha menjadi wanita yang kamu harapkan tapi sayang kamu menghancurkan semua itu, kamu pergi dengan alasan yang tidak bisa aku bantah, aku hanya bisa menerimanya karena aku tidak mungkin memaksakan kehendakku untuk kamu tetap bertahan jalan denganku padahal hatimu sudah tidak mengininkaku lagi, ini memang sakit, sangaat sakit karena rasanya ini bukan waktu tepat karen aku lagi butuh-butuhnya dukungan dari kamu, tapi yaaaahhhh apa boleh buat, seperti yang aku bilang tadi AKU TIDAK BISA MEMAKSAKAN KEHENDAKKU, KAREN SESUATU YANG DIPAKSAKAN PASTI AKAN TIDAK BAIK.
Seperti lagu sean idol “Kau datang sekejap membawa harapan, Lalu kau pergi meninggalkan diriku, Kini kutenggelam  dalam tangisku” iyya kamu Cuma datang benar-benar sekejap dalam hidupku dan kemudian kamu pergi, tapi aku tidak tenggelam dalam tangis kok karena aku sudah terbiasa, mungkin karena ini suda yang kedua kalinya terjadi, jadi hatiku sudah kebal.
entah harus berkata apa lagi, aku sudah kehilangan inspirasi buat berkata-kata lewat tulisan, namun lewat tulisan ini aku ingin mengucapkan TERIMA KASIH, terima kasih telah mengajarkanku bersabar karena selama menjalin hubungan dengan kita kesabaranku benar-benar di uji, terima kasih telah mengajarkanku arti kesetiaan karena aku sudah berhasil melewati masa p2k tanpa jatuh cinta oleh siapa pun karena aku sadar ada seseorang yang sudah memiliki hatiku dan tidak mungkin lagi membagi hatiku ke orang lain kecuali ke orang yang sudah mencuri hatiku (kita), terima kasih telah mengajarkanku untuk ikhlas karena memilih pergi dari hidupku sudah cukup membuatku belajar mengikhlaskan segala hal yang bukan milik kita itu memang tidak boleh dipaksakan untuk dimiliki, sebenarnya sangat banyak pelajaran yang bisa aku petik dengan adanya hubungan ini namun aku tidak bisa menulisnya satu-satu, intinya terima kasih pernah hadir kemudian pergi dari hidupku, tetap jadi inspirasi fitri meskipun sekarang bukan siapa-siapanya fitri lagi !!!

                                                                                                Makassar 21 Mei 2016
                                                                                                NuFi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar