Foto

Minggu, 26 Oktober 2014

DIA




Rasa sayang untuk ANDA itu kini telah berubah untuk DIA, DIA yang di takdirkan Tuhan untuk saya.
Dia bagaikan bulan yang datang menerangi malamku
Dia  bagaikan hujan datang menyirami kekeringan hatiku
Dia pencuri hebat yang mampu memcuri hatiku
Dia bagaikan angin yang datang menyejukkan jiwaku
Dia bagaikan cahaya yang menyinari kegelapanku
Dia yang mamapu mengusir setan-setan masa lalu yang selalu datang menghantuiku
Dia yang sesalu memaksaku untuk tersenyum saat hati ini di suguhi kekecewaan
Semudah itukah kamu bisa membuatku bahagia ?
Segampang itukah kamu menghilangkan semua bayang-bayang masa laluku ?
Yang pastinya aku hanya mampu berucap “HEBAT”
Seperti halnya untuk orang tuaku, aku hanya mampu mengucapkan “terima kasih terlah menerima aku apa adanya, buakn ada apanya”

BUNDA




Bunda darimu kehidupanku berjalan
Darimu jantungku berdetak
Lewat ASI yang mengalir, darimu kehidupanku berjalan
Lewat sentuhan hangatmu BUNDA, engkau mengadirkan berjuta kasih sayang untukku
Sampai kapan pun aku tidak akan pernah bisa membalas semua jasa-jasamu, meski pun dirimu ku balut dengan emas yang bertaburkan berlian
Semua iti tidak akan pernah sebanding dengan apa yang engakau berikan selama ini
Sampai aku menjadi seperti sekarang ini
Aku hanya mampu berucap “terima kasih, terima kasih dan terima kasih bunda”


impian :)


























Sabtu, 25 Oktober 2014

KITA



Senin, 11 Agustus 2014 sore itu di depan villa yuliana salah satu peninggalan Belanda suasananya sangat menyenangkan di temani dengan hembusan angin sambil di suguhi indahnya pemandangan  sore kota soppeng, masih teringat jelas susana saat itu, saat DIA menggenggam tanganku sambil mengatakan  “ku sayangki, mauki jadi pacarku ?”, awalnya sempat ngga percaya dengan kata-kata itu, apa aku hanya mimpi ? tapi ternyata itu tidak. Saat itu aku ngga langsung menjawab “iiyya, mauka” tapi hanya mengatakan “tidak kak”, sejenak DIA diam, mungkin mencerna kata-kataku, tapi aku langsung melanjutkan kata-kataku mengatakan “tidak untuk menolak kak”, hehehehe, J maaf sayangku, membuatmu srtess gara-gara jawabanku, mana mungkin aku menolakmu, tidak mungkinlah, sudah sekian lama PDKT baru ujung-ujungnya ngga terima kamu, itu sama saja menolak rejeki yang diberikan Tuhan untukku !!!


Akhirnya AKU dan KAMU menjadi KITA. Sekarang KITA itu adalah satu, sekarang KITAstatusnya pacaran bukan hanya ADIK KAKAK, rasanya aku adalah orang yanga paling beruntung bisa memiliki DIA, terima kasih Tuhan engakau mengizinkan aku menjalin hubungn dengan DIA, sempat berfikir untuk menolaknya karena rasanya aku nggak pantas untuk DIA, DIA terlalu sempurna untuk aku, meskipun kesempurnaan itu hanya milik-Nya tapi bagiku DIA sudah sempurna, sedangkan aku ? aku sangat jauh dari kata sempurna itu, ibarat sesuatu DIA itu emas sedangkan aku hanyalah perak yang berharap untuk menjadi emas.

Seperti biasa setelah pulang dari ketemu sama DIA, komunikasi berlanjut di sms, saat itu aku sms DIA mengatakan “senangku hari ini sayangku”
“sama djie sayangku.. stelah sekian lama.. akhr.a bsa ketemu dan resmi pcaran.. :* “
“hehehe, iyye sayangku, selamat tinggal jomblo”
“hehehe.. apa itu jomblo sayangku? Bsa dmakan kah? Hehe..
 Hhhmmm mentang-mentang sudah jadian sudah nggak kenal aja tuh yang namanya JOMBLO !!!
Semenjak pacaran dengan DIA, rasanya hari-hariku semakin berubah sekarang semuanya menjadi indah, setiap hari DIA selalu bisa membuatku tersenyum, sekarang curhatanku ke Fitra topiknya cuma satu yaitu DIA, DIA dan DIA, tiada hari ku lalui tanpa bercerita sama Fitra tentang Dia, bukan cuma curhat dengan Fitra, di sahabatku pun rasanya tiada hari aku lalui tanpa bercerita tentang DIA dan saat itu pun aku putuskan untuk menghapus semua nomor yang nggak penting dari kontakku, nomor yang bisa membuatnya salah paham kalau DIA melihatnya, aku ngga mau nantinya hanya gara-gara teman-teman cowokku DIA bisa salah paham, aku nggak mau ngecewain dia.
Di awal kami pacaran kami sudah dapat ujian, kami harus LDR, meskipun kami hanya terpisahkan untuk 3 bulan ke depan tapi rasanya sangat sulit berjauhan dengan orang yang di sayang, pasti sangat sulit menahan sakitnya merindu, merindukan orang yang kita sayang. Sebenarnya sih bisa di bilang bukan LDR karena ngga sampai DIA di Jakarta terus aku di Makassar, hanya saja DIA di Maros sedangkan aku di Makassar, masih daerah SUL-SEL sihh tapi pasti nanti DIA akan sibuk dengan kegiatan KKNnya dan yakin ngga bakalan sempat untuk nyamperin aku L
Setelah seminggu lebih kami pacaran, kami baru kembali di pertemukan, DIA nyempat-nyempatkan untuk ke Makassar hanya untuk aku, terima kasih sayangku J date pertama, rasanya senang banget, nggak mau malam ini cepat berlalu, hanya ingin bersama DIA terus, dan untuk pertama kalinya aku keluar sama cowok sampai jam 12 malam, rekor baru dalam hidupku !!!
Nyesek, hal itu yang ku rasakan sekarang, aku paling nggak bisa menahan yang namanya kangen dengan orang apa lagi orang itu adalah orang yang aku sayang, rasanga ingin teriak sekencang mungkin agar semua orang tau kalau aku lagi kangeng dengan DIA, bahkan sampai-sampai aku terbawa mimpi selama dua hari berturut-turut, andaikan mimpi itu kenyataan, betepa senangnya aku, tapi aku sudah sangat senang kok sudah ketemu dengan DIA, meskipun itu hanya lewat mimpi.
Kali ini aku nggak mau terlalu larut daalm perasaanku, bukannya ngga mau berharap DIA adalah jodohlu tapi aku hanya ingin menjalaninya saja, mengikuti alur skenario yang di susun rapi oleh yang diatas, aku nggak mau mendahului takdir, meskipun sebenarnya aku sangat berharap kelak DIAlah jodohku, DIAlah iman dalam setiap sujudku, DIAlah yang akan menemaniku mengahabiskan sisa hiduppku, DIAlah ayah dari anak-anakku. Aku nggak mau menjadikan dia seperti pasir dalam genggamannku yang semakin ku genggam akan keluar lewat sela-sela jariku, namaun aku hanya igin menjadiikannya balon seperti yang ada dalam lagu balonku, yang sudah meletus satu tinggal empat, aku hanya igin memegangnya tapi tidak secara erat namun tetap menjaganya dan selau tetap membahagiakannya agar tidak ada cewek lain yang bisa mengambilnya dari aku.
Hal yang sangat membuatku merasa gagal menjadi pacar yang baik saat membuatnya kecewa karena diriku sendiri, sudah jelas-jelas dia tidak suka kalau aku bahas tentang temannya tapi masih aja aku suka ngebahasnya, rasanya aku telah gagal menjadi pacar yang baik untik dia, aku semakin merasa aku nggak pantas untuk dia. Semalaman DIA nggak ngebalas smsku waktu itu, rasanya aku sangat sterss di buatnya sampai-sampai aku nggak tidur semalaman, keesokan paginya DIA baru balas smsku bilang “mbb sayang.. bkan.a dje marahka sayang.. tpi lain2 krasa klo slalu disbut itu sayang.. kyk cmbruka kurasa sayang.. kyk mshqta sayangi sayang.. L, maaf sejuta maaf sayangku, saya sama sekali tidak sayang lagi sama itu,melainkan saya hanya jadikan itu jadi bahan tertawaanku karena entah kenapa setiap kali ngebahas orang itu pasti selalu saja menggodaku untuk tertawa.
Bukan cuma sekali itu saja aku mengecewakan DIA melainkan saat aku tanya DIA kata-katanya salah satu mantanku yang bilang “janganki kecewakan Fitriiy, karena kalau sampai Fitriiy kecewa akan ada itu orang yang cariki” kurang lebih seperti itulah kata-katanya, aku juga sidah lupa-lupa ingat, saat itu DIA juga marah smapai sampai ada beberapa smsnya yang nggak paakai kata “sayangku”, rasanya sangat menyesal waktu itu, tapi nggak ada yang perlu di sesali, itu semuanya sudah rencana yang diatas.
Semenjak kejadian itu rasanya aku sudah kehilangan DIA yang dulu, DIA yang ucapan met bobonya tidak pernah telat, DIA yang ucapan met paginya tidak pernag telat, DIA yang smsnya kalau nggak di balas pasti selalu sms “manaki sayangku
                                                                        ***
Malam ini cukup membosankan,  nggak ada yang asyik untuk di lakukan mau nonton nggak ada acara tv yang asyik, mau baca novel nggak ada novel terbaru, mau kerja tugas belum ada tugas dosen pun baru satu dua tiga yang masuk.  Setelah cukup lama dan sudah sangat bosan di kamar aku iseng buka facebook dan twitter, niat awal sih mau ngekepoin pacarnya temanku yang asli pamernya minta ampun, tapi itu ngga jadi karena aku langsung tertarik deangan akun milik DIA, aku iseng buka-buka profilnya terus baca tuh status-statusnya di FB atau pun di Twitter, begitu pun debngan foto-fotonya, aku ngelaitinnya sampai puas. Saat iru tanduk merahku sempat naik karena ngeliat fotonya berduaan sama cewek, tapi aku tetap positive thinking kalau dewek itu adalah temannya, aku percaya kok sama DIA, meskipun sebenarnnya dalam hati kecil ini sering bertanya-tanya DIA serius nggak sama aku, DIA benar tulus nggak sama aku ?, aku sering bertanya-tanya seperti itu karena aku merasa DIA menutup-nutupi hubungan ini sama semua orang-orang yang ada di sekitarnya, seperti saat jalan sama DIA saat itu, waktu itu orang tuanya nelfon, seperti biasa orang tua kalau nelfon selalu mengingatkan anaknya supaya jangan nakal, apa lagi dalam menjalin hubungan dengan lawan jenis, saat itu Mamanya bilang “Janganki pacari anaknya orang, masih SMA itu”, dengan PeDenya DIA bilang “tenang meki ma’, tidak bakalanji karena adami pacaraku”
“siapa ? Siti ?”
“bukan, siapa itu?”
pura-pura nggak tau lagi padahal mantan sendiri.
“siapa pale nak, kuliah ji juga ?
“iyye, kuliah ji juga”
“siapa namanya, di manai kuliah?”
“jangan meki dulu taui, cukupmi itu saja dulu kita tau, nanti ku ceritakanki kalau adaka di Soppeng”
Perdebatan yang lucu anrata anak dan ibu hanya gara-gara ibu yang mau sekali tau siapa pacar anaknya.
Dalam benakku bertanya-tanya, kenapa sih DIA nggak mau jujur sama Mamanya, sudah syukur mamanya mau tau, tapi mungkin DIA punya alasan sendiri kenapa DIA nggak mau tanya Mamanya siapa pacarnya sekarang, nggak apa-apa aku paham kok.
Bukan Cuma hal itu yang membuatku yakin kalau DIA menyembunyikan hubungan ini. Saat itu pas aku lagi telfonan sama DIA tiba-tiba ada temannya bertanya “ lagi ngapainko di situ?”
“menelfonka”
“sama siapa? Macemu?
“bukanlah, bisanya itu menjauhka kalau maceku menelfon”
Ha ? menjauh ? berarti DIA menjauh dong dari teman-temannya kalau lagi telfonan sama aku, kenapa ? kenapa mesti menjauh ? malu di tau kalau sudah punya pacar ? takut ketahuan kalau sudah punya pacar? Hhhmmm, mungkin dua-duanya benar, malu sama teman-temannya kalau mereka sampai tau pacarnya DIA itu ngga cantik, nggak seperti cewek-cewek yang ada di kampusnya. Takut, takut ketahuan sama teman-temannya kalau dia sudah punya pacar apa lagi untuk temannya yanga satu itu, pasti DIA takut kalau itu temannya tau, pasti temnnya akan bialang begini “bodoh banget sih loh, kayak nggak ada cewek lain aja selain cewek itu”.
Sebenarnya aku bersyukur kalau DIA nggak mau terbuka soal hubungan ini, soalnya aku juga nggak suka suatu hubungan yang terlalu di umbar-umbar, kayak apa saja !!! iyya sih aku bersyukur tapi yang bikin nggak enak itu di singgung di sosmed pun nggak pernah, sebut inisial pun nggak pernah, hhhmmm, tapi mungkin cara dia memang begitu nggak perlu di umbar di sosmed mana pun yang penting di dunia nyata kita jalani, meskipun sebenarnya aku sangat berharap, tapi nggak apa-apa, aku ngerti kalau kamu memang belum siap terbuka sama siapa pun nggak apa-apa yang jelasnya aku sekarang memilikmu.
Sebenarnya aku sanagt ingin memninta maaf sama DIA, kalau selama ini aku sering berkicau di sosmed dan mencantumkan inisialmu, bahkan terkadang menyebut nama panggilanmu, tapi aku yakin orang-orang terdekatmu pasti nggak akan ada yang curiga karena aku yakin masih banyak nama yang sama dengan namamu.
Maaf kalau aku sering up date dan mencantumkan inisialmu ataupun namamu, akau Cuma ingin semua tau kalau aku punya kamu, agar mereka nggak selalu mengangguku lagi dengan hanya sekedar bertanya “adami pacarta?” atau bilang “siapa pacarta?”, supaya mereka percaya kalau aku punya pacar, kalau aku sekarang sudah jadi milik orang lagi.

Selasa, 14 Oktober 2014

sayangku :*

"akhirnya ku menemukanmu saat hati ini mulai merapuh, akhirnya ku menemukanmu saat raga ini ingin berlabuh" yahh sepenggal lirik lagu ini mewakili suasana hatiku saat ini. akhirnya ku menemukan sosok yang selama ini aku inginkan yaitu Fajru Anshoar Nuhari yang biasa disapa Ancha.
Kakak Ancha senior yang sudah aku kenal kurang lebih 6 tahun yang lalu dan tidak lain adalah anak kepsek SMPku dulu,  awal melihatnya saat dia datang ke SMPku, entah karena apa dia datang, mungkin untuk jalan-jalan atau memang ada keperluannya, entahlah -___-"
saat pertama melihatnya yahh biasa-biasa saja. ini yah anak kebanggaan pak Nuhari yang sering di ceritakannya setiap kali masuk kelas mengajar menggantinkan guru mata pelajaran yang ngga sempat masuk mengajar, sebenarnya sihh lebih tepatnya bukan mengajar tapi memberikan motivasi dan berbagi pengalaman hidup saat mengenyam dunia pendidikan sampai akhirnya bisa seperti sekarang ini, bukan cuma pengalaman beliau yang biasa diceritakan melainkan mantan pacarnya yang idak lain adalah istri beliau sekarang ini dan anak kebanggaan beliau.
cerita beliau tentang anaknya yang tetap setia dalam ingatanku yaitu saat anaknya di tilang dan langsung telfon ayahnya minta tolong agar tidak di tilang, pakai acara nangis lagi waktu itu, ha ? cowok nangis ? ngga salah nih ? hhhmmm.... tapi setelah hari itu aku ngga pernah lagi ketemu sama dia, boro-boro ketemu kenal aja ngga.
setelah menyelesaikan study di salah satu SMP yang ada di Kabupaten Soppeng, aku memutuskan untuk melanjutkan study di Makassar. tidak terasa sekarang aku sudah kelas 3 SMK, padah baru hari kemarin aku bolak-balik Soppeng-Makassar untuk urus berkas-berkas untuk melanjutkan sekolah di Makassar, sekarang sudah mau aja UN :( hhuuuffttt, berjuang lagi untuk melanjutkan study ke jenjang yang lebih tinggi :) yeehh sebenar lagi akan jadi Mahasiswa, jadi ngga sabar !!!!
tapi ada sesatu hal yang mengganjal di hatiku yaitu karena aku akan berpisah sama teman-temanku yang sudah seperti saudara, mana teman-teman yang dari orang Soppeng masih jarang aku kenal lagi -____-"
tapi jaman sekarang kan sudah modern sudah ada yang namanya Facebook, twitter dan sosmed-sosmed yang lainnya, jadinya gampang deh untuk cari kenalan, kayak sekarang ini aku sudah mengenal orang Soppeng yang jiga sekarang ini lagi melanjutkan study di Makassar tapi sekarang dia sudah kuliah satu tahun di atasku.
ternyata dunia ini benar-benas sempit, kenalan aku itu ternyata temannya kk Ancha. yah, sekarang itu sih aku belum mengenal namanya, hanya sekedar mengenal muka saja. saat pertama melihatnya aku ngga berani menyapanya nanti di kiraiin sok kenal, saat pertama bertemu dengannya dulu kiraiin itu pertama dan terakhir kalinya bertemu dengannya, tapi ternyata Tuhan punya rencanan yang begitu indah untuk mempertemukan kami, meskipun saat sudah saling mengenal satu sama lain tapi kami ngga begitu akrab, menurutku dia itu tergolong cowok cuek !!!
saat itu komunikasi dengan dia begitu-begitu saja, bahkan sempat ngga kontek-kontekkan selama kurang lebih 2 tahun tapi sering sihh ketemu di jejaring sosial, tapi yahh gitu-gitu doang, rasanya aku terlalu sibuk dengan teman-teman kelasku yang baru aku kenal di bangku perkuliahan sehingga aku ngelupain teman-teman lamaku termasuk kk Ancha.
boro-boro bisa keemu dia kalau lagi liburan di kampung, punya nomor handphonenya aja ngga, bagaimana bisa ketemu bahkan dengar kabarnya pun ngga perna.
menjelang akhir semester 4 saat itu juga memasuki bulan Ramadhan. suatu hari saat selesai makan sahur seperti biasa aku ngga langsung tidur aku nunggu sholat subuh dulu baru ngelanjutin tidur, sambil menunggu waktu shola subuh aku menyempatkan diri berselancar ria di sosial media, berhubing aku juga udah lama ngga pernah bersosmed ria akhir-akhir ini karena lagi di sibukkan dengan tugas-tugas kuliah yang sudah deadline untuk di kumpul.
saat itu anpa sengaja tweet kk Ancha muncul di berandaku yang bilang gini "nasib.a jomblo'a tidak ada ksi bangunki sahur.. Hmpirmi telat.. Hahaha..", sebagai adik yang baik dan perhatian aku koment tweetnya bilang "bangun meki kk Ancha :) "
saat itu komunikasi lewat twitter berlangsung cukup lama, mulai yang tadinya hanya sekedar iseng koment tweetnya sampai yang nanya lagi di mana, kok belum libur ? perassan kampus kk sudah libur !!!
loh kok aku jadii kepo gini sih, yah itu kan terserah dia mau libur apa ngga, apa urusannya dengan aku, di sela-sela lagi asyik bertanya itu sama kk Ancha, tiba-tiba ada pesan masuk di twitterku, yang yernyata pesan itu  dari kk Ancha yang bilang gini "Dek mntaka nmrta.. :) ", tanpa pikir panjang aku langsung balas pesannya ngasih nomor handphonenku. saat itu rasanya aku senang banget karena dia minta nomer handphoneku.
yeehhh, dapat komunikasian lagi nih sam dia :) tapi itu pun kalau di hubungi, kalau ngga ?? yahh gigit jari deh :( tapi ngga mungkinlah kk Ancha cuman mau minta erus ngga hubungin buktinya ngga berapa lama setelah itu handphoneku bunyi dan ternyata itu sms dari kk Ancha yang ngasih tau kalau ini nomornya.
semenjak saat itu komunikasi sama kk Ancha lebih sering bahkan berbeda dengan yang dulu saat waktu masih pertama mengenalnya, rasanya sekarang aku lebih dekat dengan dia, sampai-sampai hal pribadinyapun aku berani nanyain, kayak siapa pacarnya sekarang, itukan bukan hal penting untuk aku ketahui.
suatu malam aku sempa ngga percaya saat dia nelfon, ada angin apa coba dia nelfon, awalnya sih sempat ragu unuk ngejawab tapi aku akhirnya jawab juga, nanti dibilangin sombong lagi kalau aku ngga ngejawab elfonnya, meskipun aku yakin kk Ancha ngga bakalan bilang gitu, saat ttelfonann kami ngobrol cukup lama, kurang lebih satu jamanlah ngobrol sama dia lewat telfon.
hhhmmm, samenjak sudah ngobrol sama dia dan sering smsan, rasanya aku nemuin sosok kakak yang slama ini aku cari, aku ngga berharap untuk jadi pacarnya melainkan hanya adik tersayang yang tidak ada lagi dia sayang adik-adiknya kecuali aku, hahahaha #ngarep
apa salahnya sih berharap, di dunia inikan tidak ada yang tidak mungkin termasuk keinginannku yang satu ini, tapi kayaknya keinginanku kali ngga bakalan jadi mungkin deh, hidup dehh kita dalam dunia fatamorga kalau kita bisa miliki dia, mustahil deh bisa memiliki kk Ancha meskipun kita hanya jadi adik ttteeeerrrrrsssaaayyyyaaannggnya !!!!
aagghh, kenapa sih ada kata MUNGKIN ? kenapa bukan cuma kata PASTI ? PASTI untuk aku jadi satu-satunya adik tersayangnya !!!!
mungkin itu sama saja kalau di PHPin, mungkin kita jadi adik tersayangnya, mungkin kita jadi pacarnya atau mungkin kita ngga dianggap apa-apa sama dia :( jangan sampai deh di kayak gitu,udah capek patah hati, tapi aku sudah terlatih patah hati kok seperti kata The Rain dalam lagunya.
semakin hari aku dan dia semakin akrab, sampai-sampai panggilannya ke aku "adikku sayang", suatu hari saat smsan dia bilang begini "mana ada sih yang mau PDKT sama orang jelek"
erus aku balas aja tuh bilang "tenang kak', PDKT meki sama saya", aku cuman bercandah loh entah dia nanggepinnya serius atau tidak, entahlah -___-"
baru hampir 2 minggu terakhir ini smsan sama dia tapi rasanya sudah lama banget, mungkin karena kami sering komunikasi ngga kayak 2 tahun yang lalu.
pernah suatumalam dikejutkan sama ucapan selamat tidurnya yang bilang "met bobo sayangku, mimpi indah sayangku :*", mau ngebalas tapi mata tidak bisa diajak lagi kompromi, udah pengen aja cepat-cepat terbuai dalam indahnya dunia mimpi seiring dengan ucapan dari Dia, yang entah itu salah kirim atau memang sengaja kirim ke aku !!!
seiring dengan mentari yang menyambutku pagi hari ini dengan sinarnya yang amat begitu cerah, aku bangun dengan rasa penasaran yang masih saja belum sempat terjawabkan semalam, bahkan hari ini pun aku ngga berani untuk bertanya hal itu ke dia.berselang satu hari setelah smsnya yang semalam yang membuaku penasaran, aku kembali dikejuyka sama smsnya yang lagi-lagi ngga pakai kata 
"adek" api hanya "sayang". please deh kk Ancha jangan buatku bingun dan berharap kalau ANDA itu suka sama aku :) #geer
tapi untuk kali ini aku memberanikan diri untuk bertanya "ngga salah kirim jeki kak ?  kok cuma pakai sayang ngga ada adiknya?"
"kenapa? ngga boleh yah dek?"
"bukannya ngga boleh, tapi heran jeka kita panggil sayang"
"oh saya juga heran dek saya kira marahki ku panggil sayang karena kemarin malam saya panggil sayangki ngga kita bilang, saya fikir marahki tidak kita suka"
"bukannya marahka kak', cuman heraqn jeka kenapa tidak ada adiknya, tapi bilang jeka kan adik tersayangyaka jadi wajarji kalau nha panggil sayangka"
"iye adekku sayang"
padahal aku sudah keGRan sendiri kirain waktu itu dia mau nembak, akh jangan nembak deh aku bisa mati kalau di tembak sama dia, menyet aja deh, kirain waktu itu dia udah mau menyet tapi ternyata TIDAK, hahahaha kasian deh Fitriiy, makanya kalau ada sesuatu hal jangan terlalau cepat menyimpulkannya kan bisa sakit kalau sudah berharap tapi harapan itu malah tidak sesuai dengan kenyataan dan di saat hati sudah di suguhi kekecewaan pasti senyum pun susah untuk menghiasi bibirmu jangankan senyum pasti waktu pun ingin di hentikan dan andaikan hidup seperti acara di tv yang kalau ngelambaiin tangan waktunya sudah bisa dihentikan pasti kamu sudah melambaikan tangan !!!


ternyata ada sejuta ternyata saat hari lebaran idul Fitri kali ini, saat perjalanan ke rumah tanteku sekitar jam-jam 2, seperti biasa aku smsan sama dia saat perjalanan ke rumah aneku dan yang lucunya sekarang panggilannya itu berubah jadi "sayang" ngga pakai adik lagi, begiu pula sebaliknya aku panggilannya ke dia bukan "kakakku sayang" lagi tapi cuma "sayang", erus dia bilang begini "kayak orang pacaranki adikku pakai sayang2"
"hehee, iyye kak".......
jreng jrenr jreng.... tiba-tiba dia balas smsku bilang "bagaimana kalau pacaran siseng meki adekku sayang? hehehe..", ha? ngga salah nih kk Ancha bilang begini atau aku yang salah baca atau dai salah kirim...
aku balas aja tuhh smsnya bilang "pasti baru bangunki kakaku sayang, pergiki dulu cuci muka deh"
"kenapakah dek? tidak bolehka jadi pacarta adikku sayang?"
"bukan tidak boleh kakakku sayang, cuman menger meki saja deh, masa saya padahal pernahka deka sama temannta"
"ku kira tidak boleh adekku sayang, itukan dulu"
"hhhmmm, iyya kakakku sayang"
"mwka tmbakki adek tpi lansungpi ndag lwat sms aau tlpon.. ndag romanis belah.. ;)
"hehehe, iyye kakakku sayang"
kk Ancha kk Ancha, mimpi apa coba aku semalam bisa di tembak sama dia hari ini, rasanya hari ini, harinya Fitriiy banget meskipun hari ini harinya umat Islam di seluruh dunia, tapi pasti tidak ad kalah senangnya aku hari ini, meskipun belum resmi pacaran tapi setidaknya lampu hiaju untuk jadi pacarnya sudah dikantongi .
malam pun tiba, aku dan dia idak bosan-bosannya smsan, dan lagi-lagi aku dikejutkan sama smsnya yang bilang"selaluka dje diluar sayang.. kupanggil sayang mki adekku nah.. ka ku sayangki.."
"iyye kakakku sayang, ku panggil sayang meki juga dhi kakakku"
"iyye sayangku"
semenjak saat itu panggilan "adikku sayang "dan "kakakku sayang" menjelma berubah menjadi "sayangku, padahal kami belum pacaran tapi baru calon pacar.

hari ini rencananya kami akan ketemu, mau jalan ke Lejja salah satu tempat wisata permandian air panas yang ada di Kabupaten Soppeng, api yahh kita sebagai manusia hanya bisa berencana yang nentuin itu semuanya yang di atas, sedikit kecewa sih waku itu tapi ngga apa-apa aku ngeri kok masa aku mau paksain kalau memang dia ngga bisa.
2 hari berikutnya kita janjian lagi mau ketemuan tapi yah seperti janjian 2 hari yang lalu nhha jadi juga, padahal  matang banget tuhh rencana mau ketemuan tapi yahh kembali lagi manusia cuma bisa merencanakan tapi yang di ataslah yang menentukan semuanya.

yang paling ngebedain kk Ancha sama cowok-cowok yang sebelumnya aku kenal yaitu sifat dewasanya, saat itu dia cuma bilang "iyaa sayang.. bgitu memang sayang.. harus penuh perjuangan.. ambil posiiv.a sja sayang.. :*"
"iyya sayang tapi selaluta mau ketemu tapi idak pernah jadi, edd"
"hehehe.. iye sayang.. ada hikmah dibalik smua iu sayangku.. Insya allah.."
semakinhari rasanya aku semakin syang sama dia, meskipun aku belum resmi pacaran tapi rasanya aku sudah memiliki dia seutuhnya !!!!!
seiap hari selalu saja ada smsnya yang selalu buatku tersenyum, seperti smsnya malam ini yang bilang "pastilah qta kumimpikan sayangku.. ndag ada cwek lain.. cuma Nurfiriani seorang yang kusayang sekaaaaaaaaalllliiiii.. :*", ataupun smsnya saat dia bermalam di Lejja yang bilang "iyee sayangku.. tdak mabok.qa.. cuman mabok.qa krna cintata.. :*".